BARITO TIMUR, MNP – Kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Karang Langit dengan Desa Janah Jari di wilayah Kabupaten Barito Timur dikeluhkan masyarakat.
Meski telah berganti kepemimpinan hingga empat kali bupati, jalan tersebut dinilai masih belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Keluhan itu disampaikan oleh Yulius Yartono saat melakukan kunjungan ke Desa Janah Jari dan melintasi langsung ruas jalan dari Karang Langit menuju desa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak membuat akses masyarakat menjadi sulit, terutama saat musim hujan.
“Sejak awal 2002 pemekaran Kabupaten Bartim ,sudah empat kali pergantian bupati di Barito Timur, mulai dari Bupati Gumarawan Panti almarhum, Drs Zain Alkim dua periode, Ampera AY Mebaa dua periode dan dan Bupati 2025 M. Yamin, tetapi ruas jalan kabupaten Karang Langit menuju Janah Jari ini terkesan diabaikan. Padahal jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, ,” ujarnya.
Yulius juga menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang dinilai kurang berpihak pada kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
Di tengah isu efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Barito Timur justru mengadakan pengadaan mobil dinas mewah pada tahun 2025 dengan nilai total mencapai sekitar Rp15 miliar.
Menurutnya, anggaran sebesar itu seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat desa.
“Kondisi jalan seperti ini mestinya menjadi prioritas pembangunan. Apalagi masyarakat setiap hari melintasi jalan tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan lainnya,” tambahnya.
Masyarakat di sekitar wilayah Karang Langit dan Janah Jari berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut agar mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman.
Mereka juga berharap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan tidak terus tertinggal dari daerah lain.
![]()
Penulis : Adi Suseno/Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan