TASIKMALAYA, MNP – Strategi pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal menjadi sorotan utama Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, dalam Musrenbang Diskopukmindag 2026.
Diky memperkenalkan konsep “Ekonomi Memori”, yakni upaya memberikan kesan mendalam bagi wisatawan agar berdampak pada perputaran uang di masyarakat.
Ia mencontohkan keberhasilannya di Garut melalui miniatur domba—sebuah adaptasi model bisnis gajah di Thailand—yang sukses menggerakkan sektor perajin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diky menekankan bahwa keberlanjutan sektor riil harus dilindungi dari intervensi proyek yang merugikan, sebagaimana ia pernah mempertahankan lahan kopi di masa lalu.
Kedepan, sinkronisasi dengan program Koperasi Merah Putih (KMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi pilar baru ekonomi kewilayahan di Tasikmalaya, didukung dengan fasilitas infrastruktur ekonomi seperti Terminal Agro.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan