JAKARTA, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan langkah strategis guna mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayahnya.
Bupati melaksanakan audiensi langsung dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (16/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Franc yang didampingi sejumlah jajaran pemangku kepentingan menyerahkan proposal Pengembangan Pelayanan Fasilitas Kesehatan (Faskes) untuk Kabupaten Pakpak Bharat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sedang fokus melakukan tahapan pembangunan di UPT RSUD Salak.
Hal ini sejalan dengan visi misi bupati untuk meningkatkan kualitas SDM yang cerdas dan produktif melalui akses kesehatan yang merata.
“Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, khususnya dalam penguatan sektor kesehatan nasional,” ujar Franc di hadapan Menkes dan para Dirjen Kementerian Kesehatan.

Kepada Menkes, Bupati Franc mengajukan proposal senilai Rp42,315 Miliar. Anggaran tersebut direncanakan untuk memperkuat infrastruktur dan alat medis di RSUD Salak, yang meliputi:
Pembangunan Fisik: Gedung rawat inap, instalasi farmasi, pusat sterilisasi (CSSD), gedung IPSRS, dan rumah dinas dokter spesialis.
Armada Medis: Ambulans Puskesmas dan mobil Puskesmas Keliling (Pusling).
Teknologi Medis: Modular Operating Theatre (MOT), alat treadmill, hingga pengadaan alat endoscopy.
“Sarana dan prasarana di RSUD Salak saat ini memang masih jauh dari standar persyaratan perundang-undangan. Beberapa gedung vital belum tersedia. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan penuh Bapak Menteri untuk mengatasi persoalan ini,” tegas Bupati.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik inisiatif tersebut dan berjanji akan mencari solusi serta menyesuaikannya dengan ketersediaan anggaran di kementerian.
“Semua yang disampaikan Pak Bupati sudah kami terima dan kami pahami. Masalah kesehatan adalah tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah. Mudah-mudahan usulan ini bisa kita bantu,” ungkap Budi Gunadi.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik balik bagi peningkatan layanan kesehatan di Pakpak Bharat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis spesialis yang memadai.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan






