Ekspresi Tubuh dan Panggung: PGRI Cabang Buntu Batu Gelar Workshop Seni yang Menginspirasi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – PGRI Cabang Buntu Batu melalui bidang Pengembangan Seni dan Kebudayaan resmi menggelar Workshop Seni bertema “Tubuh, Panggung, dan Tari”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Seni SMP Negeri 2 Baraka ini akan digelar selama tiga hari dan menjadi program perdana pengurus baru pasca konferensi cabang bulan September lalu.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber nasional yang sangat berpengalaman di bidang seni, yaitu Nur Sekreningsih Marsan dan Ridwan Aco.

Nur Sekreningsih Marsan adalah seorang pegiat seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Bali yang telah memiliki pengalaman luas dalam bidang seni pertunjukan.

Sementara itu, Ridwan Aco adalah pendiri Aco Dance Company di Makassar yang telah aktif di dunia tari sejak 1994 dan kerap tampil di berbagai ajang lokal, nasional, hingga internasional.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Edi Wardoyo, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang yang juga Ketua PGRI Kabupaten Enrekang.

Dalam sambutannya, Edi memberikan apresiasi tinggi kepada PGRI Cabang Buntu Batu atas inisiatifnya dalam menggerakkan kegiatan peningkatan kompetensi guru seni di daerah.

Edi menyebut, PGRI Cabang Buntu Batu menjadi cabang pertama yang menunjukkan eksistensinya pasca konferensi. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk mengangkat seni, khususnya seni tradisional.

“Minimal ada karya baru yang lahir dari kegiatan ini dan bisa mengangkat nama Enrekang di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Edi juga berharap bahwa workshop ini dapat menjadi momentum penting bagi pengembangan seni di Kabupaten Enrekang.

Izharuddin, Ketua PGRI Cabang Buntu Batu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan tentang seni pertunjukan, tetapi juga membuka cara pandang baru dalam memanfaatkan tubuh dan ruang panggung sebagai media ekspresi artistik.

“Melalui sentuhan apik para koreografer, kami diajak memahami tubuh sebagai instrumen utama dalam berkarya seni — bagaimana mengolah gerak menjadi bahasa yang bermakna serta menciptakan panggung yang hidup dan komunikatif,” jelasnya.

Izharuddin menambahkan bahwa workshop ini juga menjadi ruang kolaborasi antar guru seni dari berbagai sekolah untuk saling bertukar ide, pengalaman, dan inovasi pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas masing-masing.

Kegiatan ini sungguh menginspirasi kami untuk terus mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kompetensi profesional sebagai pendidik seni.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung berkelanjutan agar guru seni semakin termotivasi menghadirkan pembelajaran yang kreatif, ekspresif, dan bermakna bagi peserta didik,” tutup Izharuddin.

Di akhir kegiatan, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya Workshop Seni ini.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok
Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?
Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden
Warga Perumahan Mutiara Citra Gelar Tasyakur Binikmat, Apresiasi Pembangunan Dana Reses
Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan
Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:58 WIB

PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden

Berita Terbaru