Dari Balik Tembok Penjara, Warga Binaan Lapas Cipinang Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

Senin, 1 September 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Dalam suasana kebangsaan yang tengah diuji oleh dinamika sosial dan derasnya arus informasi di ruang publik, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menggelar Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kebaikan Negeri, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh tempat ibadah dalam lapas—masjid, gereja, dan wihara—dengan melibatkan pegawai serta Warga Binaan dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan.

Doa bersama menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus bentuk kepedulian kolektif terhadap kondisi bangsa, yang belakangan diwarnai polarisasi, penyebaran hoaks, hingga gejolak emosional di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, yang turut hadir di Masjid Baiturrahman, menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan semata-mata pembinaan hukum, melainkan juga membangun kesadaran kebangsaan dan spiritualitas yang menyatukan.

“Kita harus cerdas dan bertanggung jawab, terutama dalam bermedia sosial dan grup WhatsApp. Jangan menjadi penyebar hoaks yang menimbulkan keresahan. Mari kita jaga suasana tetap kondusif, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Lis juga menyampaikan pesan Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, yang mengajak seluruh jajaran untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan menumbuhkan cinta tanah air.

Ia mengutip pesan bijak Mother Theresa: “Jika kamu ingin mengubah dunia, pulanglah dan cintai keluargamu.” Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari hal-hal kecil dan dari lingkungan terdekat.

Lebih jauh, Lis menekankan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), seluruh pegawai Lapas Cipinang menjunjung tinggi netralitas dan berkomitmen menjadi pemersatu bangsa.

“ASN harus berdiri di atas semua golongan, menjaga marwah institusi, dan memberi teladan dalam merawat persatuan serta kesatuan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Suasana khidmat terasa di masing-masing tempat ibadah. Di wihara, Warga Binaan dan petugas duduk bersila dalam hening penuh ketenangan. Salah seorang Warga Binaan, TJA, mengaku merasakan damai dan semangat kebangsaan yang kuat.

“Doa ini membuat saya merasa kembali menjadi bagian dari bangsa yang besar. Meski kami berada di balik tembok, hati kami tetap untuk Indonesia,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya sebagai institusi pembinaan yang menghadirkan pelayanan Bergerak PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).

Doa bersama ini menjadi wujud nyata bahwa pelayanan pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan fungsi pemidanaan, melainkan juga membangun kesadaran spiritual, solidaritas kebangsaan, serta menjaga ketenangan sosial sebagai fondasi bangsa yang bermartabat.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi
Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock
Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21
Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan
TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare
Sekdis Dishub Garut Monitoring ke UPTD Wilayah VIII Malangbong, Tekankan Disiplin Kerja dan Pelayanan
Kapolsek AKP Nurrozi Sambangi SMPN 3 Sukaratu, Ingatkan Siswa Jauhi Bullying dan Narkoba
HUT TNI ke 81, Koramil 1106 Malangbong Perkuat Sinergi TNI-Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Okt 2026 - 19:21 WIB