SMPN 1 Sungkai Tengah Berbagi Ilmu Pemanfaatan Bonggol Jagung di SDN Batu Nangkop

Selasa, 25 Februari 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, MNP – SMP Negeri 1 Sungkai Tengah berperan dalam upaya mewujudkan Sekolah Berketahanan Iklim (SBI) dengan menggelar kegiatan pengimbasan di SDN Batu Nangkop.

Kegiatan ini terfokus pada praktik pemanfaatan bonggol jagung sebagai media tanam jamur, sebuah solusi inovatif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mengurangi limbah pertanian.

Perubahan iklim menjadi tantangan hukum yang menuntut tindakan nyata dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan.

Program SBI hadir sebagai upaya mengatasi tantangan ini, dengan tujuan membangun kesadaran dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim sejak dini.

SMP Negeri 1 Sungkai Tengah, sebagai sekolah yang peduli terhadap isu lingkungan, mengimplementasikan program SBI dan terus berupaya mencari solusi kreatif untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Salah satu inovasi yang dikembangkan oleh SMP Negeri 1 Sungkai Tengah adalah pemanfaatan bonggol jagung sebagai media tanam jamur.

Bonggol jagung, yang selama ini dianggap limbah pertanian, ternyata memiliki potensi besar sebagai media tanam yang bermanfaat.

Selain mengurangi limbah dan memberikan nilai tambah ekonomi,juga memberikan edukasi penting bagi siswa tentang pentingnya pengelolaan limbah dan praktik pertanian berkelanjutan.

Kegiatan pengimbasan ini bertujuan untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman SMP Negeri 1 Sungkai Tengah dalam melaksanakan Program SBI kepada SDN Batu Nangkop.

Selain itu, memberikan pelatihan tentang pemanfaatan bonggol jagung sebagai media tanam jamur kepada siswa SDN Batu Nangko, Mendorong penerapan program SBI di SDN Batu Nangkop, Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengatasi perubahan iklim.

Kegiatan pengimbasan ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik dan edukatif, antara lain:

Sosialisasi: Pengenalan tentang Program SBI dan manfaatnya bagi sekolah dan lingkungan.

Pelatihan: Pelatihan teknik pembuatan media tanam jamur dari bonggol jagung dan teknik budidaya jamur.

Demonstrasi: cara pembuatan kebun percontohan jamur.

Diskusi: Sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab antara guru SMP Negeri 1 Sungkai Tengah dan SDN Batu Nangkop.

Kegiatan pengimbasan ini berlangsung sukses dan mendapatkan berbagai hal yang luar biasa dari siswa dan guru SDN Batu Nangkop.

Mereka antusias mengikuti pelatihan dan mengungkapkan keinginan kuat untuk menerapkan program SBI di sekolah mereka.

Pemanfaatan bonggol jagung sebagai media tanam jamur diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu mengurangi limbah organik dan meningkatkan ketersediaan pangan bergizi di lingkungan sekolah.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengatasi perubahan iklim.

Kegiatan pengimbasan Program SBI oleh SMP Negeri 1 Sungkai Tengah di SDN Batu Nangkop merupakan langkah nyata dalam upaya mewujudkan sekolah berketahanan iklim.

Inovasi pemanfaatan bonggol jagung sebagai media tanam jamur adalah contoh bagaimana limbah pertanian dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Bagi yang ingin program ini, beberapa rekomendasi dapat dipertimbangkan, yakni:

Pendampingan (SMP Negeri 1 Sungkai Tengah dapat memberikan pendampingan berkelanjutan kepada SDN Batu Nangkop dalam melaksanakan program SBI).

Pengembangan (Program ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan siswa dalam proses produksi dan pemasaran jamur).

Jaringan (Membangun jaringan kerja yang sama dengan sekolah-sekolah lain dan pihak terkait untuk mendukung program SBI).

Kegiatan pengimbasan Program SBI di SDN Batu Nangkop merupakan contoh inspiratif bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan inovasi dalam mengatasi perubahan iklim dan mendukung ketahanan pangan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Loading

Penulis : Basir

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB