Guru dan Kepsek SDN 147 Pelali Dinilai Meresahkan Orang Tua Murid, Sering Tinggalkan Sekolah

Sabtu, 22 Februari 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Oknum Guru dan Kepala Sekolah Dasar Negeri 147 Pelali dikeluhkan oleh orang tua murid dan masyarakat.

Pasalnya, kelakuan Fatmawati Padedeng sebagai Guru dan Suwarno Djodding sebagai Kepala Sekolah dinilai sudah meresahkan orang tua murid.

Keduanya diduga sering meninggalkan sekolah dan membuat kegiatan diluar sekolah, seperti sering mengajak muridnya ke Makassar untuk kegiatan drumband dan ke Tana Toraja untuk sekedar melihat lihat pesawat terbang.

Aktivis Perkumpulan Pemantau Keuangan Negara sekaligus pemerhati pendidikan Kabupaten Enrekang Muhammad Moechtar mengatakan, sudah banyak keluhan dan keresahan orang tua murid yang datang untuk menyampaikan kelakuan guru dan kepala sekolah tersebut.

“Sudah dari dulu banyak orang tua murid yang merasa resah dengan kegiatan kegiatan yang dilakukan di luar daerah,” ucapnya, Jumat (21/02/2025).

Muhammad Moekhtar juga menyampaikan keluhan orang tua murid bahwa setiap kegiatan di luar daerah orang tua murid mau tak mau terpaksa harus ikut mendampingi anaknya keluar daerah.

“Ya, sebab akan kepikiran terus keadaan anaknya diluar daerah kalau tidak ikut mendampingi, apa lagi anak-anak pasti akan merasa kecewa ke orang tua apabila tidak didampingi,” ucap Muhammad Moekhtar.

Dijelaskan pula bahwa orang tua murid harus merogoh kocek dalam dalam dan harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk mendampingi anak.

Kepala sekolah SDN 147 Pelali, Suwarno Djodding yang dihubungi Wartawan beberapa kali lewat handphone pribadinya dan diminta penjelasannya melalui WhatsApp, namun sampai berita ini dimuat belum ada tanggapan sama sekali, hanya dibaca.

Sementara itu, Fatmawati Padedeng yang dikonfirmasi oleh wartawan membenarkan pihak sekolah biasa melakukan kunjungan keluar daerah bersama sama dengan murid, dengan alasan kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran.

“Sekarang kita melakukan dan menjalankan kurikulum merdeka yang kegiatan pembelajaran banyak dilakukan di luar sekolah,” dalih Fatmawati.

Dijelaskan pula oleh Fatmawati bahwa salah satu kunjungan di luar daerah yang pernah dilakukan adalah ke Bandara Tana Toraja.

“Itu juga adalah bagian dari proses pembelajaran untuk mengenalkan murid secara langsung tentang pesawat dan semua orang tua antusias ikut mendampingi anak anaknya,” tandas Fatmawati.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto
Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong
Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut
Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 

Rabu, 15 April 2026 - 14:48 WIB

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Rabu, 15 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Berita Terbaru