Mau Healing !! Rasakan Sensasi Berbeda Muara Rahong Hills Camping River Side

Minggu, 7 Juli 2024 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Rahong Hills menawarkan camping gaya hotel di pinggir sungai nuansa hutan Pinus. (Poto: Ahmad Sofwan)

Muara Rahong Hills menawarkan camping gaya hotel di pinggir sungai nuansa hutan Pinus. (Poto: Ahmad Sofwan)

Kab Bandung, MNP – Pangalengan merupakan salah satu daerah di Selatan Kabupaten Bandung yang memiliki beberapa tempat wisata alam.

Wisata alam memang paling cocok menjadi pilihan untuk healing setelah rutinitas harian saat bekerja. Salah satu tempat itu adalah Muara Rahong Hills.

Wisata yang berlokasi di Jl. Rahong, Pulosari, Kec. Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini menawarkan konsep camping dengan fasilitas lengkap layaknya hotel (glamping) di tepi sungai yang jernih dan kelilingi hutan pinus nan asri.

Suasana nyaman langsung tercipta dengan udara yang sejuk, gemericik air sungai mengalir, dan ditemani lanskap yang indah di glamping site. Ini yang menjadi kelebihan glamping Muara Rahong Hills dari glamping site lainnya.

Suasana sejuk di tengah-tengah pohon pinus, kental terasa. Terutama saat pagi dan malam hari, apalagi ditambah dengan suara gemericik air yang berada tepat di pinggir tenda-tenda mewah.

Sesuai dengan namanya, Muara Rahong Hills berada di sebuah muara, tempat bertemunya dua aliran sungai. Rahong sendiri merupakan nama kawasan perkebunan pinus di Pangalengan.

Muara Rahong Hills Camping River Side

Harga camping di Muara Rahong Hills bervariasi, mulai dari Rp 750.000 – Rp. 1.800.000. (harga sewaktu waktu bisa berubah). Tergantung jenis tenda dan fasilitas yang tersedia.

Tenda standar
Rp. 750.000/malam (weekdays)
Rp. 850.000/malam (weekend)

Tenda VIP
Rp. 850.000 /malam (weekdays)
Rp. 950.000 / malam (weekend)

Tenda Exclusive
Rp. 1. 500.000 /malam (weekdays)
Rp. 1.800.000 /malam (weekend)

Fasilitas khusus di setiap tenda adalah adanya terminal listrik ,lampu untuk penerangan, kasur, bantal dan selimut untuk tidur yang nyenyak, serta air mineral dan sarapan untuk memulai hari dengan segar.

Adapun untuk tenda Exclusive disediakan kulkas kecil, dispenser pribadi, toilet pribadi dgn water heater, handuk, rak piring, kursi untuk bersantai, been bag, gantungan dll layaknya kita menginap di sebuah hotel.

Fasilitas umum yang tersedia pun tak kalah lengkap, termasuk tungku untuk memasak, kamar mandi yang bersih, hammock untuk beristirahat, api unggun untuk menghangatkan diri, area publik yang luas untuk bersosialisasi.

Selain itu, tersedia juga dispenser umum untuk air minum, mushalla dan WiFi untuk tetap terhubung dengan dunia Maya. Juga ada Cafe untuk kita bersantai menikmati suasana di Muara Rahong Hills.

Loading

Penulis : Ahmad Sofwan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan
HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan
Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status
Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati
Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH
Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana
Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:38 WIB

HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:28 WIB